Untuk yang (masih) Menunggu

Hai Nona, bagaimana kabar mu? 

Sudah lebih baik dari kemarin? Ku harap begitu. Nona. Kamu boleh bersedih, boleh menangis. Menangislah, karena ku tahu itu akan membuat hatimu lega. Bersedihlah, tapi jangan lama-lama. Ingat Nona, urusan hidupmu bukan melulu perkara cinta. Banyak amanah yang menanti, banyak janji yang menunggu ditepati. 

Jika dia yang kamu tunggu itu memang takdirmu, sekuat apapun kalian saling merelakan, ujungnya in syaa Allaah kalian akan dipertemukan. Percaya padaku, Nona. Yang akan menjadi milikmu, tidak akan melewatkanmu. Sungguh. Jika pada akhirnya dia bukan bersamamu, maka aku yakin akan ada dia yang lain yang jauuuuh lebih baik untuk hidupmu, agamamu, akhiratmu. 

Nona. Aku rindu kamu yang dulu. Aku rindu semangat juang mu. Harusnya jatuh cinta tak membuatmu berhenti berkarya, Nona. 

Nona, sekarang sedang hujan. Waktu mustajabnya doa, ayo berdoa, biar aku amiin-kan segala pintamu, Nona. 

Nona. Percayalah, suatu hari nanti kamu akan merasakan kehidupan pernikahan dan juga kematian. Kita mati-matian menantikan pernikahan, tapi lupa bahwa mati lebih pasti dari pernikahan. Sudah mempersiapkan bekal apa saja, Nona? 

Jika kamu cinta padanya. Maaf maksudku jika seluruh gelora dalam dadamu itu memang benar adalah cinta, seharusnya ia mampu membuatmu dan membuatnya saling menjaga dari api neraka. Bukankah itu prinsip yang selalu kamu pegang, Nona? 

Sekian Nona, sudah menjelang pagi selamat tersenyum kembali. 

Jangan berhenti berdoa

dan jangan pulang kecuali ke surga. 

Diterbitkan oleh sahabatlemon

Bukan siapa-siapa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web Anda dengan WordPress.com
Mulai
%d blogger menyukai ini: